Kamis, 20 Juni 2013 | 12:11 PM
Follow us On Facebook Follow us On Twitter RSS LNN Versi Mobile LNN Radio Internet
home / berita / pendidikan budaya / walintukan desak dprd pengadaan uptd dikpora
Berharap Gedung Baru
Walintukan Desak DPRD Pengadaan UPTD Dikpora
Pendidikan Budaya | Rabu, 07 Maret 2012 | 00:37    Dibaca 1082 kali    Komentar
Oleh : Harny, langowan.com
Kunjungan Anggota DPRD asal Dapil IV di Langowan belum lama ini. (dok.LNN)

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kecamatan Langowan Timur (Latim), Adri Walintukan, mendesak legislator Minahasa agar dapat memperjuangkan perbaikan sarana pendidikan di Langowan Timur dalam hal ini kantor UPTD. Menurutnya, pengadaan bangunan baru tersebut dipandang perlu karna hingga kini UPTD Dikpora Latim masih menggunakan bangunan dengan status pinjam pakai.
Demikian pernyataan Walintukan saat reses anggota DPRD Minahasa baru-baru ini di Langowan. "Kami berharap, pembangunan kantor UPTD di Langowan Timur, bisa menjadi prioritas, karena selama ini, kami hanya meminjam ruangan di sejumlah sekolah-sekolah," ujarnya. 
Tak hanya pembangunan kantor UPTD, Adri juga mengusulkan pelaksanaan rehab, sejumlah rumah dinas kepala sekolah di Latim, karena rumah dinas yang ada saat ini kurang representative lagi. "Kami juga meminta, bapak ibu anggota dewan, untuk bisa memperjuangan hal ini," pintanya.
Sementara itu, wakil ketua DPRD Minahasa, Denny Tombeng yang hadir dalam kegiatan reses itu menuturkan akan memperjuangan hal tersebut. "Mungkin akan menjadi prioritas, karena pembangunan kantor UPTD ini cukup mendesak dilakukan. Mudah-mudahan bisa terealisasi nanti," terang Denny.
Demikian halnya dikatakan ketua Komisi III DPRD Minahasa Ivonne Andries Menurutnya, pembangunan kantor UPTD Latim, akan menjadi catatan pihaknya. "Kami akan menyampaikan hal ini. Tapi kami juga meminta, agar pihak UPTD Langowan Timur, bisa menyampaikan hal ini ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Minahasa, agar bisa dimasukan dalam usulan di APBD-P Minahasa nanti," ungkap Ivonne.(IT/01)